Kesejahteraan pekerja menjadi isu penting dalam dinamika ketenagakerjaan, terutama di tengah dominasi sektor informal di banyak negara berkembang. Penelitian oleh Rosyida Izzati Rohmah, Retno Rusdjijati, dan Rochiyati Murniningsih mengkaji bagaimana status pekerjaan informal dan modal sosial memengaruhi kesejahteraan pekerja dengan pasar kerja sebagai variabel mediasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cluster random sampling dan melibatkan 750 responden. Data dianalisis menggunakan SPSS dan SmartPLS untuk melihat hubungan antar variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pekerjaan informal dan modal sosial berpengaruh terhadap kesejahteraan. Namun, secara parsial pekerjaan informal tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan. Sebaliknya, modal sosial terbukti berpengaruh positif terhadap pasar kerja, dan pasar kerja sendiri berpengaruh positif terhadap kesejahteraan.
Dari sisi pengaruh tidak langsung, pekerjaan informal justru berdampak negatif terhadap kesejahteraan, sedangkan modal sosial memberikan dampak positif melalui pasar kerja.
Modal sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja, sementara sektor informal tanpa dukungan akses pasar kerja yang baik cenderung tidak meningkatkan kesejahteraan secara signifikan. Hal ini menegaskan pentingnya penguatan jaringan sosial dalam mendukung ketahanan ekonomi tenaga kerja.
Peneliti:
Rosyida Izzati Rohmah
Retno Rusdjijati
Rochiyati Murniningsih